• kegiatan mahasiswa
  • Ucapan Selamat Kaprodi dan Sekprodi
  • Ucapan Selamat Presenter Terbaik Internasional
  • Ramadhan Kareem

Mahasiswa PPL IAT UIN Gusdur Hadiri Kajian Rutin di Masjid Al Ikhlas Kemenag Kota Pekalongan

24 September 2025

Pada hari Senin, tanggal 21 September 2025, mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan turut serta dalam kegiatan kajian rutin yang diadakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan.

Kegiatan ini berlangsung sebagaimana agenda yang telah berjalan setiap pekan di Kantor Kementerian Agama dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas keilmuan, dan mempererat ukhuwah islamiyah antarpegawai di lingkungan kerja. Kehadiran mahasiswa PPL dalam kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata dari integrasi antara pembelajaran akademik di kampus dengan praktik lapangan yang sesungguhnya.

Kajian rutin pada kesempatan tersebut dilaksanakan setelah para pegawai, mahasiswa PPL, serta jamaah yang hadir menunaikan ibadah shalat Ashar secara berjamaah di Masjid Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan. Suasana khusyuk tampak sejak awal pelaksanaan, dimana seluruh pegawai dengan penuh kesungguhan mengikuti jalannya kegiatan. Setelah itu, acara kajian dimulai dengan penyampaian materi oleh Ustadz Irawan Assad, Ph.D, salah seorang pegawai Kementerian Agama yang dikenal memiliki kapasitas keilmuan mumpuni serta metode penyampaian yang sederhana, sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Dalam pelaksanaannya, kajian rutin tersebut menggunakan metode bandongan, yaitu metode pembelajaran di mana seorang guru membacakan dan menjelaskan isi kitab, sementara para santri hanya menyimak, mencatat, dan menyerap pengetahuan tanpa banyak interaksi langsung di tengah jalannya penyampaian. Kitab yang dijadikan rujukan dalam kajian kali ini adalah Safinatun Najah, sebuah kitab yang sangat populer dalam tradisi pesantren dan sering digunakan untuk mengajarkan dasar-dasar fikih ibadah. Pemilihan kitab ini menunjukkan betapa kegiatan kajian di lingkungan Kementerian Agama tetap mempertahankan tradisi keilmuan Islam klasik yang sarat nilai spiritual sekaligus relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Para pegawai dan mahasiswa PPL terlihat sangat antusias mendengarkan penjelasan Ustadz Irawan. Setiap uraian yang disampaikan beliau disimak dengan seksama, bahkan sebagian peserta mencatat poin-poin penting yang disampaikan. Suasana hening, penuh konsentrasi, dan rasa hormat mewarnai jalannya kajian. Hal ini membuktikan bahwa tradisi pengajian dengan metode bandongan masih tetap diminati, meskipun di tengah perkembangan teknologi informasi yang serba cepat dan digital. Antusiasme ini tidak hanya menunjukkan semangat belajar, tetapi juga menggambarkan adanya kesadaran bersama bahwa ilmu agama merupakan bekal utama yang tidak boleh diabaikan.

Adapun isi materi yang disampaikan dalam kajian kali ini sangat relevan dengan kehidupan sosial masyarakat. Ustadz Irawan menekankan beberapa hal penting yang menjadi inti kajian, antara lain larangan keras untuk melakukan ghibah atau menggunjing orang lain, larangan memfitnah, serta pentingnya saling memaafkan sesama manusia. Beliau menjelaskan bahwa ghibah merupakan dosa besar yang dapat merusak hubungan antarindividu dan mengundang murka Allah SWT. Dalam kehidupan sehari-hari, godaan untuk membicarakan keburukan orang lain memang kerap muncul, namun seorang muslim sejati harus mampu menahan diri dan menghindarinya.

Selain itu, beliau juga menjelaskan bahaya memfitnah. Menurutnya, fitnah bukan hanya menyakiti perasaan orang lain, tetapi juga dapat meruntuhkan keharmonisan masyarakat dan menimbulkan permusuhan yang berkepanjangan. Oleh sebab itu, menjaga lisan menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan suasana yang damai dan penuh keberkahan. Di samping itu, beliau menekankan pentingnya sikap saling memaafkan. Sebagai manusia yang tidak pernah lepas dari kesalahan, sudah sepatutnya setiap individu memiliki kelapangan hati untuk memaafkan saudaranya. Dengan saling memaafkan, beban hati akan terasa ringan, hubungan sosial semakin harmonis, dan yang paling penting adalah mendapatkan ridha Allah SWT.

Poin terakhir yang menjadi sorotan utama dalam kajian kali ini adalah anjuran untuk selalu bersikap welcome terhadap tamu. Menurut Ustadz Irawan, tamu bukan sekadar orang yang datang berkunjung, melainkan pembawa rahmat Allah SWT. Dalam tradisi Islam, memuliakan tamu merupakan salah satu ajaran mulia yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Oleh karena itu, kajian ini memberikan penekanan bahwa sikap ramah, terbuka, dan penuh penghormatan kepada tamu bukan hanya tradisi sosial, tetapi juga ibadah yang mendatangkan pahala dan keberkahan.

Setelah Ustadz Irawan selesai menyampaikan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para hadirin diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah dijelaskan maupun permasalahan keagamaan sehari-hari yang mereka temui. Sesi ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan keterbukaan. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dijawab oleh Ustadz Irawan, sehingga menambah pemahaman serta memperdalam wawasan keagamaan para peserta. Momen ini menjadi sarana interaktif yang memperkaya pengalaman belajar, sekaligus memperlihatkan bahwa metode bandongan dapat dipadukan dengan diskusi aktif di akhir kajian.

Secara keseluruhan, kegiatan kajian rutin ini berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Kehadiran mahasiswa PPL UIN Gusdur Pekalongan tidak hanya sebagai peserta pasif, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperluas cakrawala pengalaman mereka di lapangan. Dari kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa pengembangan ilmu agama tidak cukup hanya di bangku kuliah, tetapi juga harus dilatih melalui keterlibatan langsung dalam tradisi-tradisi keilmuan di masyarakat.

Galeri Video

No data displayed on the module. Please check some parameters in the module settings again!
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree