• kegiatan mahasiswa
  • Ucapan Selamat Kaprodi dan Sekprodi
  • Ucapan Selamat Presenter Terbaik Internasional
  • Ramadhan Kareem

Kemenag Kota Pekalongan Gelar Peringatan Maulid Nabi Bersama Mahasiswa PPL UIN Gusdur

18 September 2025

Pekalongan–Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin, 16 September 2025. Kegiatan yang penuh khidmat ini diikuti oleh seluruh pegawai Kemenag beserta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan. Bertempat di Masjid Al-Ikhlas yang berada di lingkungan kantor, peringatan Maulid Nabi tahun ini berlangsung meriah, sarat makna, dan diwarnai suasana penuh keakraban.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan yang disambut antusias oleh seluruh pegawai. Hadirin tampak memenuhi masjid dengan semangat kebersamaan untuk memperingati kelahiran junjungan Nabi Muhammad SAW. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sekaligus pembacaan shalawat Badar  yang dilantunkan oleh Bapak Muhammad Septiono Riyadi. Lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacakan membuat suasana semakin syahdu, sementara bacaan sholawat menghadirkan nuansa kecintaan kepada Rasulullah.

Selanjutnya, acara memasuki sesi sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kota Pekalongan, Drs. H. Masrukhin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini serta mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. “Peringatan Maulid ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum bagi kita semua untuk menguatkan komitmen dalam mencontoh teladan Nabi dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas kedinasan,” ujar beliau penuh semangat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, Mohamad Arifudin, S.Kom.

Memasuki acara inti yaitu mauidhah hasanah yang disampaikan oleh KH. Jawahir, S.Pd.I. Ceramah beliau menjadi bagian paling ditunggu-tunggu dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi kali ini, karena beliau sangat wibawa sekaligus membawa suasana ceria. Gaya ceramahnya sangat khas, mampu memadukan kedalaman materi dengan sentuhan humornya yang membuat para jamaah tertawa bahagia.

Lebih dari itu, beliau menghadirkan metode ceramah yang berbeda dari biasanya. Di sela-sela penjelasan, KH. Jawahir melantunkan sholawat dengan suara merdu yang diiringi musik sederhana menggunakan suara mulutnya sendiri. Kreativitas beliau tersebut membuat suasana semakin hidup dan interaktif. Para hadirin tampak terhibur sekaligus terkesan dengan model penyampaian dakwah, namun tetap sarat makna. Tidak jarang, jamaah ikut larut bersholawat bersama, sehingga menciptakan suasana hangat dan penuh kekompakan.

Isi ceramah beliau menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Salah satu wujud nyata mencintai Rasulullah adalah dengan memperbanyak membaca sholawat. “Dengan sholawat, kita mengikat hati kita kepada Nabi, sekaligus memohon agar kelak di akhirat kita mendapatkan syafaat beliau,” tutur KH. Jawahir. Pesan ini disampaikan dengan gaya komunikatif, ringan, namun menyentuh hati.

Di akhir ceramahnya, KH. Jawahir memimpin doa yang dipanjatkan dengan penuh harap. Beliau memohon kepada Allah SWT agar seluruh hadirin mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW di yaumil akhir, sebagai balasan bagi mereka yang senantiasa mencintai dan meneladani beliau. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa penutup. Dengan berakhirnya acara, seluruh peserta meninggalkan masjid dengan wajah cerah dan hati yang lapang. Peringatan Maulid Nabi kali ini meninggalkan kesan mendalam, tidak hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi benar-benar sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan semangat kebersamaan, dan menambah kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa PPL UIN Gusdur. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga ikut membantu mensukseskan acara. Dengan adanya acara ini, Kemenag Kota Pekalongan berharap dapat terus menumbuhkan tradisi peringatan Maulid Nabi yang tidak hanya bernuansa ritual, tetapi juga inspiratif, edukatif, sekaligus menghibur. Seperti yang ditunjukkan oleh ceramah KH. Jawahir, dakwah dapat dilakukan dengan cara kreatif dan menyenangkan, tanpa mengurangi esensi nilai-nilai Islam.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini benar-benar menjadi momentum penuh berkah. Dengan adanya kebersamaan antara pegawai Kemenag dan mahasiswa PPL UIN Gusdur, kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi, kekompakan, dan kesatuan hati dalam mencintai Rasulullah. Dari awal hingga akhir, acara berjalan lancar, penuh makna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap peserta yang hadir.

Penulis: Nanda Kartika Putri

Galeri Video

No data displayed on the module. Please check some parameters in the module settings again!
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree